Jumat, 27 Februari 2009

hari yang aneh

hari yang aneh ...
aku bangun pagi ... terlalu pagi ....
tidur terasa belum lelap benar kemudian aku terbangun mendapati diri di cermin, aku merasa jelek sekali.

hari yang aneh ...
aku bangun pagi ... terlalu pagi ....
kerja masuk pagi semua terlihat berantakan sekali, serasa hampa hari ini apalagi kau tak mau terima telpon dan smsku lagi.

hari yang aneh ...


gresik
bulan pebruari

Selasa, 24 Februari 2009

pesan untuk anakku

anakku .....

jalanilah hidup dengan kejujuran

jangan engkau serakah

jangan engkau cengeng



anakku .....

dengan segenap jiwaku

jangan engkau silau

jangan engkau marah

memang bapakmu hanyalah seorang lelaki yang tak berdaya

tapi ..... tabahlah engkau

bersahabatlah dengan kehidupan

hayati dan resapilah

hanya do'a yang aku wariskan

agar kelak kau jadi orang yang kuat dan jujur .....

aku ... dan Tuhan kita kan s'lalu mendampingimu



jalanilah hidup bersama mentari, bulan, gunung, sungai dan batu

bapakmu akan damai disini


kalimantan 1997

lelaki di bawah pohon akasia

lelaki di bawah pohon akasia
pandangi kehidupan yang riuh
tampak urat lehernya menonjol geram

lelaki di bawah pohon akasia
sebatang rokok menemaninya
semilir angin membuat dia tersenyum

lelaki di bawah pohon akasia
tampak ia maih merasa gamang
tanpa berbekal recehan
kuatkah ia berjalan diterik matahari .. didingin hujan ..
tampak ia s'makin kusam

lelaki di bawah pohon akasia
setitik ketabahan
semoga tetap memberinya kekuatan
menuju satu titik putih
kaki langit

Senin, 23 Februari 2009

kesombongan

kalau tuan dan nyonya bertanya dimana sang badai yang perkasa ?
aku jawab dia ada disini
kalau tuan dan nyonya bertanya dimana sang petir ?
aku jawab dia ada disini
kalau engkau tak yakin ... tak apalah
tapi aku tetap yakin dia ada disini
karena ...
akulah sang badai yang perkasa
akulah sang petir yang tak ada dua
akulah yang selalu menggila

perjalanan

orang bergerak kian cepat

orang sekilas menatap

tak ada sapa

tak ada tegur

tak ada tepukan dipundak


aku tetap berjalan perlahan

terseok-seok bahkan merangkak

tersendat-sendat, jatuh bangun

sekedar tuk capai asa

dengan air mata .. darah

dan lumpur dalam otak

marah dan teriakan tlah tersa sunyi

oh .....

dimana tangan kuat itu

dimana engkau sang nasib

tuan takdir..... dimana ?

perjalanan

jauh aku berjalan
onak duri kulewati
berbekal dendam rindu
nyanyi bisu iringi langkahku

di batas kesadaran aku berhenti
tuk sekedar menjejak kenyataan
ternyata aku masih takut

who am i ?

aku anak laki-laki ke lima dari 5 bersaudara
aku lahir di sebuah barak tentara di atas pegunungan di purwodadi kab. pasuruan yang sekarang (klo tdk salah) sudah jadi taman atau pasar tepatnya di desa tutur
umur 40 hari aku sudah di ajak pindah ke jember di tempat dinas bapak yang baru dengan naik truk tentara begitu cerita mamak ku
aku jalani kehidupan dari bayi sampai berumur 23 tahun di jember dengan banyak kenangan pahit - manis - asam
sampai akhirnya aku menikah dengan seorang gadis asal malang selatan, dan sekarang aku tinggal di gresik bersama istri dan dua anak laki-lakiku
...........