orang bergerak kian cepat
orang sekilas menatap
tak ada sapa
tak ada tegur
tak ada tepukan dipundak
aku tetap berjalan perlahan
terseok-seok bahkan merangkak
tersendat-sendat, jatuh bangun
sekedar tuk capai asa
dengan air mata .. darah
dan lumpur dalam otak
marah dan teriakan tlah tersa sunyi
oh .....
dimana tangan kuat itu
dimana engkau sang nasib
tuan takdir..... dimana ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar